Penulis: Antoine de Saint-Exupéry
Ditulis ulang oleh Dhian Zhafarina
Diilustrasikan oleh Vanessa Sagala
Saat pesawatnya jatuh di Gurun Sahara, sang pilot bertemu Pangeran Kecil dari Asteroid B-612.
Dari pertemuan yang tak terduga itu, mereka berbagi cerita tentang cinta, persahabatan, dan cara baru untuk melihat dunia.
Kisah klasik yang telah dicintai di seluruh dunia ini, kini hadir kembali dalam format picture book berbahasa Indonesia untuk pertama kalinya.
Buku ini akan mengajak pembaca mengingat bahwa hal yang paling berharga sering kali tidak terlihat oleh mata.
Penulis: Antoine de Saint-Exupéry
Antoine de Saint-Exupéry (1900–1944) adalah seorang pilot perintis, penulis, dan penyair berkebangsaan Prancis yang terkenal karena karya filosofisnya. Dia menggabungkan pengalaman terbang dengan sastra, menghasilkan karya-karya abadi tentang kemanusiaan, persahabatan, dan cinta. Bukunya yang paling terkenal Le Petit Prince (Pangeran Cilik), menjadi salah satu buku yang paling banyak diterjemahkan dan dibaca di dunia.
Penulis ulang: Dhian Zhafarina
Dhian Zhafarina Cahyo Asmoro, biasa dipanggil Dhian, merupakan ibu dari satu anak. Penulis kelahiran Surabaya ini sedang tertarik menulis cerita anak. Di rumahnya banyak sekali buku anak yang dia kumpulkan sejak kuliah di Universitas Brawijaya jurusan Sastra Inggris. Beberapa tulisannya pernah dimuat di berbagai portal media online. Dia bisa disapa melalui akun Instagram:@alicialibrary.
Kisah klasik yang dikenal karena kedalaman maknanya ini dimodifikasi menjadi picture book yang menghadirkan pengalaman baru lewat visual dan narasi yang tetap menyentuh hati
agar anak-anak dapat menikmatinya dengan cara yang sederhana, sementara keindahan dan makna aslinya tetap terjaga.
• Mengajarkan anak untuk memahami makna di balik hal-hal sederhana, bukan hanya apa yang tampak di permukaan.
• Kisah Pangeran Kecil menuntun anak mengenali makna mencintai dengan tulus dan menjaga apa yang kita sayangi.
• Menghadirkan pelajaran tentang perpisahan, kerinduan, dan bagaimana kasih sayang tetap bisa hidup dalam kenangan.
• Mengingatkan bahwa cara pandang anak yang polos sering kali lebih jujur dan bijak daripada logika orang dewasa.
Ukuran Buku : 26 x 26,5 cm
Jumlah Halaman : 48 halaman