13 Februari 2025 3:28 am

Tips Aman dan Benar Menjemur Bayi

Tips Aman dan Benar Menjemur Bayi

Panduan Cara Menjemur Bayi yang Aman dan Benar

Ada banyak hal penting yang perlu Ibu perhatikan saat merawat bayi baru lahir, salah satunya adalah cara menjemur bayi dengan benar. Meski terlihat sederhana, menjemur bayi harus dilakukan dengan hati-hati agar memberikan manfaat optimal bagi si Kecil tanpa risiko. Yuk, simak langkah-langkahnya!

Manfaat Menjemur Bayi

  1. Memenuhi Kebutuhan Vitamin D Sinar matahari membantu tubuh bayi memproduksi vitamin D secara alami. Vitamin ini penting untuk membantu penyerapan kalsium, memperkuat tulang, dan mencegah gangguan pertumbuhan tulang. Selain itu, vitamin D juga mendukung sistem kekebalan tubuh agar bayi lebih tahan terhadap penyakit dan infeksi.
  2. Mengurangi Risiko Penyakit Kuning Bayi baru lahir rentan mengalami penyakit kuning akibat tingginya kadar bilirubin dalam darah. Paparan sinar matahari pagi selama 15-20 menit dapat membantu tubuh bayi memecah bilirubin sehingga lebih mudah diproses oleh hati. Namun, jika kadar bilirubin sudah sangat tinggi, bayi memerlukan perawatan medis seperti fototerapi di bawah pengawasan dokter.
  3. Meningkatkan Produksi Serotonin Sinar matahari berperan dalam meningkatkan hormon serotonin, yang dikenal sebagai "hormon kebahagiaan". Serotonin membantu mengatur suasana hati, meningkatkan rasa nyaman, serta memperbaiki pola tidur bayi. Selain itu, hormon ini juga mendukung fungsi sistem pencernaan si Kecil.
  4. Meningkatkan Energi Menjemur bayi dapat membantu mengatur produksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur dan bangun. Dengan paparan sinar matahari, kadar melatonin berkurang, sehingga bayi menjadi lebih segar, aktif, dan berenergi.

Cara Menjemur Bayi dengan Aman

  1. Hindari Paparan Langsung Sinar Matahari Jangan jemur bayi di bawah sinar matahari langsung, terutama saat sinar matahari terasa sangat terik. Kulit bayi yang sensitif rentan terbakar dan iritasi. Lebih aman jika bayi dijemur di dekat jendela dengan cahaya matahari yang cukup masuk, tetapi tetap terlindung dari sinar ultraviolet langsung.
  2. Lakukan Sebelum Pukul 10 Pagi Waktu terbaik untuk menjemur bayi adalah antara pukul 7 hingga 10 pagi selama 10-15 menit. Jangan menjemur lebih dari 30 menit untuk menghindari risiko kulit terbakar. Perhatikan suhu tubuh bayi selama proses ini, dan segera hentikan jika bayi terlihat tidak nyaman atau kulitnya terasa terlalu panas.
  3. Gunakan Pakaian yang Tepat Meskipun ada anggapan bahwa bayi harus dijemur tanpa pakaian, hal itu tidak disarankan. Gunakan pakaian lengan panjang dan topi untuk melindungi kulit bayi dari radiasi sinar matahari langsung.
  4. Gunakan Tabir Surya Jika Diperlukan Ibu dapat mengoleskan tabir surya khusus bayi dengan SPF minimal 15 sekitar 15-20 menit sebelum menjemur bayi. Namun, hindari penggunaan tabir surya pada bayi prematur karena kulit mereka lebih tipis dan sensitif.
  5. Atur Posisi yang Tepat Pastikan sebagian besar tubuh bayi, terutama dada dan punggung, mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Ibu juga bisa melakukan tummy time saat menjemur bayi agar bagian punggung si Kecil terpapar cahaya matahari.
  6. Perhatikan Riwayat Kesehatan Keluarga Jika keluarga memiliki riwayat melanoma atau kanker kulit, Ibu harus lebih berhati-hati dalam menjemur bayi. Bayi dengan kulit terang atau berbintik juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami melanoma akibat paparan sinar matahari langsung.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menjemur Bayi?

Setelah menjemur bayi, segera bersihkan keringat di tubuhnya dengan handuk lembut dan pastikan untuk menyusui si Kecil lebih sering agar terhindar dari dehidrasi. Jika kulit bayi tampak kemerahan atau muncul tanda-tanda iritasi, hentikan aktivitas menjemur sementara waktu dan konsultasikan dengan dokter.
Blog Post Lainnya
Social Media
Alamat
0811-2244-4455
0822-1122-1155
marketing@mizanpustaka.com
Pengiriman
-
-
Berita Newsletter
`Berlangganan
Powered by Buku Mizan Pustaka | ©- 2025 All Rights Reserved.